|Puisi| Hikayat Pujangga yang Terpaksa

Oleh: Rien Sd Saya terjatuh ke dalamnya, menguak langsir di celah kelangkang, menutupi segala kebohongan dengan pujangga yang rangkap-rangkapnya sekemas rima, sebatang sungai kecil yang mengalir di alur pemikiran, merembes…

Continue Reading

|Puisi| Arloji Abadi

Oleh: D'Hamdan.M Arloji abadi? Tanyanya, peniti arloji itu berdetik, memamah lewat usia senjanya, merubah rupa fisiknya, namun ingatan itu berlayar utuh di benak, bermain-main di kolam ingatannya, dia mendongak, awan-awan…

Continue Reading

|Puisi| Hayatiku

(Ilham Van Der Wijck) Oleh: Yeyen Khoo Menelusuri perjalanan seorang wanita yang jauh di persimpangan Makassar menjengah senja dalam kekalutan hati mengimbau kisah silam untuk diperkenankan semata kerana pengabdian cinta…

Continue Reading

|Puisi| Untuk Sudan

Oleh: Melur dan Bias Langit sudah terang jingga di sini terduduk saya selalu kita menengok-jaga hati untuk siapa yang kita punya terlenyak jua apakah buta tidak punya hati jiwa tapi…

Continue Reading

|Puisi| Lautan Hutan Konkrit

Oleh: Mohd Rosyaidi Mata nikmatilah pandangan yang gah dengan kebanggaan berdirinya pokok-pokok segak berbatangkan simen-simen Mata nikmatilah sungguh nian pemandangan jalan-jalan dihiasi rimbunan pokok beruratkan dawai-dawai besi Mata nikmatilah dengan…

Continue Reading

|Puisi| Kosong

Oleh: Sabir Syarifuddin Sebutir rasa menggelegak mencari resah nikmat niat bingung mencari rahmat entah ada atau tiada sedang ia, aku dan dia cuma secebis menjalani tanpa sebutir cuma. Cuba kerat…

Continue Reading

|Puisi| Teman Masih Ingatkah?

Oleh: Mohd Rosyaidi Teman masih ingatkah kita bersama berdiri di bawah cahaya yang sama melihat bayang kita bersama teman masih ingatkah kita bersama berlari di lorong yang sama untuk mengejar…

Continue Reading

|Puisi| Syair Bumi Al-Anbiya

Oleh: D’Hamdan.M Semakin lara kita didera bara, semakin membara jiwa yang terseksa, sanak saudara menjerit gila, minta simpati tanah yang berharga. Lama resah demokrasi luka, luka kita terpedaya kata, manis…

Continue Reading

|Puisi| Hari Ini

Oleh: NH Hari ini para koruptor ditimbang kezaliman siapa yang kurang kecil dihadiahkan karunia para demonstrator dibimbang keberanian siapa yang kurang kecil dihadiahkan derhaka para agamawan dijulang hukum siapa yang…

Continue Reading
Close Menu